Barito Putera harus mengakui kemenangan Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan keenam BRI Liga 1 2021 dengan skor 2 3, Minggu (3/10) malam WIB. Pasukan Laskar Antasari sempat mengunci babak pertama dengan lesakan Rafinha yang memanfaatkan umpan Beni Oktovianto menit 12. Sayangnya selepas turun minum, Bhayangkara FC berhasil memberondong gawang Aditya Harlan dengan tiga gol.

Gol pertama datang dari Renan Silva yang memaksa kedudukan menjadi imbang pada menit 57. 18 menit berselang, The Guardian membalikkan keadaan lewat gol Ezechiel Ndouassel lewat titik putih. Gol kedua Eze terlahir melalui skema open play berkat umpan terukur dari I Putu Gede.

Meskipun begitu, Barito Putera masih mengejar ketertinggalannya dengan gol indah Luthfi Kamal dari skema tendangan bebas. Gol Luthfi sekaligus menutup laga dengan kemenangan comeback Bhayangkara 2 3 atas Barito Putera. Dengan hasil ini, Bhayangkara FC pun kokoh di puncak klasemen dengan 16 poin.

Sementara Barito Putera berada di zona merah urutan 17 dengan 4 poin. Sejak awal babak pertama dimulai Bhayangkara FC langsung tampil menekan pertahanan Barito Putera. Peluang didapatkan menit keenam lewat pergerakan counter attack Andik Vermansyah yang berlari ke sisi samping kotak pertahanan lawan.

Andik memutuskan untuk mengirimkan bola ke dalam kotak penalti yang diarahkan untuk Ezechiel Ndouassel. Bola hasil umpan tersebut masih bisa diamankan oleh para pemain bertahan Laskar Antasari. Tiga menit kemudian, Barito Putera gantian menekan pertahanan Bhayangkara melalui skema tendangan sudut.

Sayangnya kesempatan tersebut juga belum mengancam gawang Bhayangkara FC. Menit 11, Barito Putera mengejutkan Bhayangkara FC yang sejauh ini tampil menekan. Memanfaatkan umpan kiriman Beni Oktovianto, Rafinha berhasil menggetarkan gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Setho.

Gol Rafinha pun mengubah kedudukan menjadi 1 0 untuk keunggulan timnya Barito Putera. Tak berselang lama, Bhayangkara FC meningkatkan serangannya untuk mengejar gol ketertinggalan. Tepatnya menit 14, Bhayangkara FC hampir membobol gawang Aditya Harlan melalui sepakan Eze dari dalam kotak penalti.

Tembakan keras Eze mengarah ke posisi Aditya yang berdiri untuk menghalaunya. Kesempatan inipun sukses dimentahkan Aditya yang menjaga gawangnya dari ancaman Eze. Menit 17, Barito Putera harus mendapat sebuah kerugian karena Rafinha mendapatkan cedera setelah mengalami benturan.

Akibat benturan itu, Rafinha tidak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan oleh Ferdiansyah. Meskipun anak asuh Paul Munster meningkatkan serangannya, Barito Putera juga masih bisa memberi ancaman. Menit 19, Aleksander Rakic yang di dalam kotak penalti mendapatkan umpan lambung.

Rakic pun langsung menanduknya dan bola masih melambung dari gawang Awan Setho. The Guardian kembali mendapatkan kesempatan dari tendangan bebas yang berada di sisi kiri kotak penalti Barito Putera pada menit 22. Renan Silva yang melaju sebagai eksekutor gagal mengarahkan bola karena membentur pagar betis.

Kali ini peluang Bhayangkara FC untuk menyamakan kedudukan lebih besar karena mendapatkan tendangan bebas yang dekat dengan kotak penalti pada menit 25. Usaha tendangan bebas Renan pun berhasil mengarah ke dalam kotak penalti. Sayangnya sundulan I Putu Gede gagal mengkonversikan umpan tersebut untuk menjadi gol.

Kartu kuning pertama dikeluarkan oleh pengadil lapangan kepada gelandang The Guardian M Hargianto. Wasit memberikan Hargianto kartu kuning pada menit 32 akibat pelanggaran berbahayanya. Dua menit kemudian, bek sayap Barito Putera Buyung Wisnu menjadi pemain kedua yang mendapatkan kartu kuning.

Barito Putera yang bertahan dengan rapat membuat Hargianto mencoba peruntungannya dengan tendangan spekulasi menit 35. Bola tendangan Hargianto dari luar kotak penalti masih belum tepat sasaran ke gawang Aditya. Guna mengejar ketertinggalan, usaha diving Eze di dalam kotak penalti justru berbuah kartu kuning kepadanya.

Kartu kuning Eze pada menit 41 sekaligus menjadi penutup paruh pertama yang berakhir dengan skor 1 0 untuk keunggulan Barito Putera atas Bhayangkara FC. Sayangnya selepas turun minum, Bhayangkara FC berhasil memberondong gawang Aditya Harlan dengan tiga gol. Gol pertama datang dari Renan Silva yang memaksa kedudukan menjadi imbang pada menit 57.

18 menit berselang, The Guardian membalikkan keadaan lewat gol Ezechiel Ndouassel lewat titik putih. Gol kedua Eze terlahir melalui skema open play berkat umpan terukur dari I Putu Gede. Meskipun begitu, Barito Putera masih mengejar ketertinggalannya dengan gol indah Luthfi Kamal dari skema tendangan bebas.

Gol Luthfi sekaligus menutup laga dengan kemenangan comeback Bhayangkara 2 3 atas Barito Putera. Adhitya (Gk); Bagas, Baimatov, Dandi, Buyung; Rifqy, Bayu, Luthfi, Beni; Rafinha, Rakic. Awan (Gk); Putu Gede, Hansamu, Salles, Sani; Hargianto, Yu Jun, TM Ichsan, Renan, Andik; Ezechiel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.